jump to navigation

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15 28/03/2017

Posted by nugroho in motor, Review.
Tags: , , ,
1 comment so far

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15. Alkisah seorang eksekutif muda yang putus asa dengan tunggangannya. Dijual harga jualnya bikin sakit hati lebih baik dimodifikasi, begitu tuturnya. Yamaha Scorpio keluaran tahun 2008 ini disulap menjadi lebih ganteng. Empunya memilih mencangkokkan kaki depan Yamaha Xabre dan kaki belakang Yamaha R15. Iya, suspensi depan menggunakan Up Side Down Shock (USD) Yamaha Xabre dan swingarm banana Yamaha R15. Tak lupa shock absorber belakang juga menggunakan milik Yamaha Xabre dan linknya mengunakan milik New Vixion. Overall menurut pemiliknya pemasangannya sangat mudah dan tidak terlalu banyak perubahan major. Bahkan untuk proses pemasangan dilakukan sendiri oleh pemiliknya.

Untuk kaki depannya, satu set USD Yamaha Xabre, lengkap dengan segitiga atas bawah dicangkokkan langsung ke Scorpio. Untuk as komstir sudah sama tinggal pasang saja.

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15

Agar fungsi lampu, kontak dan kunci stang masih bisa dipakai maka segitiga atas asli Scorpio dipotong dan ditempelkan ke Segitiga atas Yamaha Xabre. Sedangkan untuk bracket lampunya segitiga bawah  Xabre dibor diberi lubang untuk dudukan bracket lampu.

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15

Kunci kontak dan kunci stang tetap bisa berfungsi, segitiga atas Yamaha Xabre sedikit dicoak untuk posisi kontak.

Sementara untuk swingarm belakang, pemiliknya memilih swingarm milik yamaha R15. As swing arm menggunakan asli punya scorpio dengan diganjal kanan kiri. Untuk as roda menggunakan milik Yamaha R15. Sementara dudukan gear belakang menggunakan milik Yamaha R15. Tak lupa untuk rantainya juga memakai punya Yamaha R15. Karena asli Yamaha Scorpio tanpa sambungan sedangkan dengan konstruksi swingarm banana R15, harus menggunakan rantai dengan sambungan. Untuk bushing, bearing dan karet nap gear tetap menggunakan asli punya Yamaha Scorpio.

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15

Untuk perangkat pengereman belakang, mengunakan master dan kaliper rem milik Yamaha R15. Berhubung pemilik menggunakan velg chemco yang sudah rear disc brake jadi tanpa ada perubahan apapun. Oh ya untuk sektor rem depan, pemilik memasangkan piringan cakram PSM 300mm. Dengan kaliper milik Yamaha Xabre dan tentunya menggunakan adaptor.

Ini Jadinya Kalau Yamaha Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15

Untuk speedometer cukup memakai asli milik Yamaha Scorpio. Karena semua masih bisa berfungsi dengan baik. Meskipun Yamaha Xabre sudah menggunakan speedometer digital, tapi karena ini menggunakan velg chemco untuk Yamaha Scorpio, jadinya gear speedometer tetap bisa terpasang dan berfungsi sempurna.

Berikut Gallery penampakannya.

Untuk Scorpio Modif Kaki Xabre dan R15 ini sang pemilik mengaku menghabiskan dana total kurang lebih 8 juta rupiah. Untuk Swingarm R15 dan peredam kejut Yamaha Xabre seharga 4 jutaan, USD Xabre Seharga 4 jutaan.

 

 

Yamaha All New R15 TVC dan spesifikasinya 23/03/2017

Posted by nugroho in motor.
Tags: , , , ,
add a comment

Yamaha All New R15 TVC. Official TVC ini dipost di akun instagram Yamaha Indonesia (@yamahaindonesia).

Yamaha All New R15, Live In The Racing Spirit, motor sport terbaru Yamaha dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA), Assist & Slipper Clutch, Up Side Down Suspension, Delta Box, dan New Design Alumunium Rear Arm. #yamaha #motor #allnewr15 #r15 #Indonesia #racing

A post shared by Yamaha Motor Indonesia (@yamahaindonesia) on

Yamaha All New R15 ini merupakan serangan balik dari Yamaha ke Honda. Tentunya untuk bersaing head to head dengan All New CBR150R. Dari segi harga, confrimed dari situs resmi Yamaha akan dijual Rp. 34.500.000 OTR Jakarta. Bandingin deh dengan harga All New CBR150R, tapi jangan dibandingin dengan Suzuki GSX-R 150 ya, jauh…. harga promonya sih.

Yamaha All New R15 TVC dan spesifikasinya

Setelah kemarin unit displaynya terpantau sudah mulai dikirim melalui ekspedisi (Yamaha New R15 dan Tricity 155 terpantau diangkut truk ekspedisi). Dan indent onlinenya juga sebentar lagi dibuka. Berikut saya infokan spesifikasinya, mungkin saja anda sedang mencari referensi sport 150 cc.

Yamaha All New R15 TVC dan spesifikasinya

Dimensi
P X L X T1990mm X 725mm X 1135mm
JARAK TERENDAH KE TANAH155mm
TINGGI TEMPAT DUDUK815 mm
BERAT ISI137 kg
KAPASITAS TANGKI BENSIN11L
JARAK SUMBU RODA1325mm

Rangka

TIPE RANGKADeltabox
SUSPENSI DEPANTeleskopic Fork (Inverted)
SUSPENSI BELAKANGLink Monoshock
BAN DEPAN100/80-17M/C 52P
BAN BELAKANG140/70-17M/C 66S
REM DEPANDisc brake
REM BELAKANGDisc brake

Kelistrikan

SISTEM PENGAPIANTCI
BATTERYGTZ4V/YTZ4V
TIPE BUSINGK/MR8E9

Semoga informasinya bisa membantu anda yang bimbang, atau anda yang fanatik dengan Yamaha. Untuk indent onlinenya terbatas jumlahnya lho, jadi siapkan saja internet yang kenceng, dan tentunya duit yang cukup.

Sumber Gambar : yamaha-motor.co.id

Yamaha New R15 dan Tricity 155 terpantau diangkut truk ekspedisi 22/03/2017

Posted by nugroho in motor.
Tags: , , , , , , ,
3 comments

Yamaha Tricity 155 & New R15 terpantau diangkut truk ekspedisi. Yamaha Tricity 155, New R15 atau YZF R15 V 3, Yamaha TMAX Terpantau sedang diangkut. Entah untuk tujuan distribusi atau hanya untuk test unit. Yamaha New R15, Tricity 155 sudah terpantau diangkut truk ekspedisi di wilayah Karawang. Berikut Penampakannya.

Ada juga Yamaha TMAXnya. Mantep nih, mau ditestride, delivery ke customer atau unit display? hehehehe. Dan kalau sudah dimulai display, pasti….. tunggu saja deh.

 

[lanjutan] Touring Perdana bersama Keluarga & The Grey 19/03/2017

Posted by nugroho in uncompiled script.
Tags: , , , , ,
add a comment

Touring Perdana bersama Keluarga & The Grey. Melanjutkan cerita saya mengenai touring perdana saya, setelah dari pantai Teleng Ria kami kembali ke penginapan. Kamar yang saya pesan belum ada air panasnya, sehingga saya membawa heater untuk memanaskan air untuk mandi anak saya. Selesai memandikan anak gantian saya dan istri mandi. Beranjak sore hujan kembali mengguyur, padahal untuk malam ini kami tidak dapat makan malam dari hotel. Akhirnya setelah maghrib hujan mereda, saya manfaatkan waktu untuk keluar mencari makan. Iya saya memilih keluar hotel jalan kaki, meskipun saya bawa mobil. Karena kalau malam males nyetir. Ternyata tempat saya menginap agak jauh dari rumah makan, paling dekat ada angkringan dan restoran fastfood. Berhubung membawa anak, saya memilih beli ayam goreng & nasi di restoran fastfood. Sudah memesan dua porsi nasi ayam, saya baru ingat ternyata dompet tidak saya bawa dan hanya ada uang empat puluh ribu rupiah. Untungnya masih cukup untuk membayar makanannya. Kembali ke hotel ternyata anak saya sudah tidur pulas. Jadinya hanya saya dan istri yang makan.

Malam hari dipesisir memang identik dengan udara panas. Untungnya saya booking kamar ber AC, jadi anak saya masih bisa tidur tenang. Meskipun ACnya sedikit berisik. Pagi hari selesai sholat subuh dan bersih-bersih, belum mandi saya ajak anak dan istri saya keluar jalan-jalan sekalian menuju pantai Pancer. Pertama kami mampir dulu ke alun-alun Pacitan dulu.

Touring Perdana bersama Keluarga

Sayangnya semalam hujan, jadi anak saya tidak bebas bermain, tempat bermainnya basah.Touring Perdana bersama Keluarga

Selain jalan-jalan kami juga bertujuan untuk mencari sarapan bubur untuk anak saya. Selesai bermain-main akhirnya kami menemukan penjual bubur ayam. Saya membeli satu dibungkus untuk sarapan saya. Kemudian kami lanjut ke pantai Pancer, sedikit beruputar-putar, karena baru pertama kali saya ke pantai ini. Pantai pancer merupakan sisi lain dari pantai Teleng Ria.

Touring Perdana bersama Keluarga

Sangat mirip dengan Teleng Ria, namun ombak disini terasa lebih besar. Selain itu sekeliling pantai banyak ditumbuhi pohon cemara. Suasananya jadi terlihat segar.

Touring Perdana bersama Keluarga

Disini kami sempatkan untuk makan bubur ayam, cukup seporsi bertiga, karena anak saya makannya tidak banyak. Berhubung ombaknya lebih besar, anak saya takut untuk bermain seperti sebelumnya. Dia hanya berani bermain pasir di tepi pantai.

Touring Perdana bersama Keluarga

Selesai bermain kami kembali ke penginapan, tak lupa mampir untuk membeli sarapan di warung yang biasa saya pilih untuk makan di Pacitan seperti yang saya ceritakan disini. Sampai di penginapan kami langsung berberes-beres, mandi kemudian lanjut pulang. Tak lupa kami mampir untuk beli oleh-oleh tahu ikan dan sale pisang. Perjalanan dari Pacitan sampai Baturetno Wonogiri berlangsung lancar. Kami sempat berhenti untuk isi bensin juga. Selepas dari Baturetno hujan mengguyur deras, sangat deras sekali, ini kali pertama saya nyetir dalam kondisi hujan deras. Akhirnya dengan berjalan pelan-pelan kami sampai di kota Wonogiri, hujan masih mengguyur namun hanya sebentar saja. Alhamdulilah dengan menempuh jalur yang sama dengan jalan berangkat kami sampai di rumah sekitar puku 14.00. Sebuah touring perdana bersama keluarga yang sangat berkesan dengan saya, memberikan pengalaman menyetir sendiri dengan jarak yang lumayan jauh.