Pacitan [lagi]

Hehehe, sepertinya kota Pacitan bukan kota yang membosankan bagi saya, Sabtu – Minggu (8-9 Nopember 2014) kemarin saya dan adik sepupu saya riding berdua ka Pacitan dengan tujuan pantai Banyu Tibo, pantai Soge dan menginap di kota Pacitan. Berangkat dari Kartasura Sabtu pukul 07.00 melalui Baki Sukoharjo – Solo Baru – Wonogiri dan pada pukul 08.30 berhenti di Giriwoyo untuk sarapan sebentar, kemudian dilanjutkan ke tujuan pertama, yaitu pantai Banyu Tibo, melalui jalur yang sama seperti jalur menuju pantai Klayar, bedanya sekarang jalurnya sedang diperbaiki, selepas Goa Gong kurang lebih 5KM sudah bagus aspal baru yang masih halus

jalanbaru1

jalanbaru2namun setelah itu kembali lagi jalan rusak dan sebagian sedang proses perbaikan, tanah urugan dan di beberapa titik ada proses penggalian. Setelah selesai melewati jalur yang ajrut-ajrutan kami sempat salah ambil jalur, yang harusnya masih lurus di perempatan desa kalak malah saya belok kanan, alhasil harus putar balik setelah menikmati jalan yg hancur. Maklum, petunjuk ke arah pantai Banyu Tibo, belum sejelas petunjuk ke arah pantai Klayar. Untuk masuk ke lokasi pantai Banyu Tibo, kami dikenakan  retribusi 10.000 rupiah untuk dua orang dan dua motor, setelah membayar di pos, kami masih harus menempuh beberapa ratus meter jalan beton dan beton rusak menurun menuju lokasi, Dan inilah pantai Banyu Tibo melalui jepretan kamera murah saya

Tak lama kami di pantai Banyu Tibo, sekedar berfoto menikmati keindahan alam sembari menikmati es kelapa muda seharga 6.000 rupiah perbuah, kemudian kami lanjut ke kota Pacitan melalui jalur Punung – Sedeng – Kota Pacitan dan mencari penginapan, awalnya berniat mencari penginapan di sekitar pantai Teleng Ria, akan tetapi terasa begitu panas dan  sepertinya tidak banyak pilihan warung makan disana, akhirnya mengurungkan niat dan terus melaju ke kota mencari penginapan di kota saja. Setelah mendapatkan penginapan yang lumayan, lumayan murah, kamar bersih, kamar mandi bersih, kami beristirahat sejenak, sambil menunggu waktu sholat Ashar dan setelah sholat Ashar kami lanjutkan ke pantai Soge, untuk menikmati sunset disana. Namun sayang, sampai di sana langit mendung, matahari tertutup mendung,

Akhirnya pukul 16.30 kami kembali ke penginapan, bersih diri, makan malam lanjut istrirahat, paginya lanjut ke pantai Teleng Ria

Selesai bermain air di pantai Teleng Ria, kami mencari tempat untuk sarapan, pada saat berangkat menuju pantai Teleng Ria, saya sempat melihat warung makan di dekat kodim 081, warung makan yang ramai dikunjungi ibu-ibu yang malas(tidak sempat) memasak di hari libur (hehehe). Dan benar saja, saat kami sampai ada beberapa ibu-ibu yang belanja sayur matang dan makanan kecil, bahkan sampai kami selesai makan pun masih banyak ibu-ibu yang berdatangan, kami memilih warung seperti ini karena bisa dipastikan sistemnya ambil sendiri, cocok dengan porsi makan kuli kami.. hehehe, terutama sepupu saya, yang gampang lapar, selain itu untuk makan lengkap dengan lauk dan sayur dan minum kami hanya butuh membayar 18.000 rupiah untuk berdua, lumayan murah.

CIMG0100
warung makan alam
Muka kekenyangan

 

nama warungnya warung makan alami, letaknya di dekat kodim 081 pacitan, jalan letjen Suprapto kalau tidak keliru. Selesai makan, kami kembali ke penginapan dan sekitar pukul 08.00 kami checkout kemudian membeli oleh-oleh serta isi bensin lanjut gas pulang kerumah.

 

Leave a Reply