Tech 3 Tak Mungkin Pertahankan Zarco Untuk Jadi Pembalapnya

Tech 3 Tak Mungkin Pertahankan Zarco

Mas Bro Gan Sob, seiring dengan kabar pindahnya Tech 3 ke KTM mulai tahun 2019 nanti, muncul banyak pertanyaan, siapakan yang akan menjadi pembalap mereka nantinya. Kontrak kedua pembalap Tech 3 berakhir di penghujung musim MotoGP 2018 ini. Hafizh Syahrin dikontrak menjadi pembalap pengganti Jonas Folger hanya untuk musim 2018 ini, tak berbeda dengan Johan Zarco yang juga hanya sampai akhir musim saja. Meskipun Tech 3 akan memulai kerjasama denga pabrikan KTM pada tahun 2019 nanti, nampaknya Tech 3 tak mungkin pertahankan Zarco untuk jadi pembalapnya.

Keinginan rider tim satelit untuk naik level menjadi rider pabrikan pasti adalah hal yang wajar untuk rider MotoGP. Danilo Petrucci yang sudah beberapa tahun bersama Pramac Ducati berharap bisa mendapatkan posisi di tim pabrikan di tahun 2019 nanti, karena keputusan yang sudah jelas bahwa ia tidak akan bersama dengan Pramac Ducati. Selain itu Pramac Ducati juga sudah  jelas menggandeng Francesco Bagnaia untuk musim 2019 nanti. Begitu pula dengan Johann Zarco, yang sangat berkeinginan mengendarai motor Yamaha pabrikan. Namun Yamaha sudah jelas memperpanjang kontrak Maveric Vinales, dan sepertinya Rossi juga akan tetap dipertahankan hingga musim 2019 nanti.

Menjelang akhir musim MotoGP 2017 lalu beredar kabar bahwa KTM sedang melirik Johann Zarco, KTM menyatakan bahwa Zarco merupakan rider yang cocok untuk motor mereka. Meskipun tim yang menaungi Johann Zarco akhirnya resmi bekerjasama dengan KTM untuk tahun 2019 nanti, namun bos Tech 3 Herve Poncharal mengaku jika sangat tidak mungkin mempertahankan Zarco bersama timnya.

Tech 3 Tak Mungkin Pertahankan Zarco

Seperti yang diungkapkan Poncharal di motorsport.com, kemungkinan dan harapan untuk tetap bekerjasama dengan Zarco ketika Tech 3 bersama dengan KTM memang ada. Namun menurutnya, itu sesuatu yang sulit untuk diwujudkan. Poncharal mempersilahkan Johann Zarco dan managernya untuk mengambil keputusan. Tak enak jika harus memaksanya untuk bersama kami, terlebih untuk suatu hal yang sangat penting dan bisa jadi akan membuatnya menyesal. Semuanya terserah kepada Zarco, ia bisa melihat dan memastikan tawaran yang masuk kepadanya.

Poncharal juga yakin bahwa mimpi Zarco menjadi rider pabrikan tak mungkin terwujud bersama Yamaha. Meskipun Valentino Rossi belum juga memutuskan akan memperpanjang kontrak atau tidak, tapi nampaknya tak mungkin jika Yamaha tidak memprioritaskan sang legenda MotoGP tersebut. Terlebih sepertinya tak mungkin jika Valentino Rossi tiba-tiba memutuskan untuk berhenti dari MotoGP begitu saja. Karena nampak jika pembalap yang berusia 39 tahun ini sangat berambisi untuk menambah gelar juara dunia, meskipun harapannya mulai menipis dengan kehadiran pembalap-pembalap baru yang lebih kompeten dan mampu menyaingi kemampuannya. Setidaknya jika Rossi terus bertahan di MotoGP, ia bisa menjadi saksi dari lahirnya juara MotoGP yang baru.

Nah Mas Bro Gan Sob, bisa jadi tahun depan Tech 3 bersama KTM akan memiliki line up dengan pembalap baru. Dan nampaknya tim pabrikan KTM merupakan tim yang paling dekat dan paling mungkin untuk menaungi Johann Zarco selama musim 2019 nanti. Kita tunggu saja kelanjutannya!

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Nugroho Adisaputra.

email : nugroho@rtb.web.id , instagram : @rtbwebid, twitter : @nughoho, fb page : @rtb.web.id, YouTube Channel :  rtbwebid, SMS/WA : 0857-2863-6789

Mas Bro Gan Sob, Silahkan dikomentari, gratis kok